Kajian ekonomis penggunaan serat baja pada beton perkerasan kaku dengan pendekatan desain mekanistik empiris

Sitorus, Teddy (2020) Kajian ekonomis penggunaan serat baja pada beton perkerasan kaku dengan pendekatan desain mekanistik empiris. UNSPECIFIED thesis, Universitas Trisakti.

[img] PDF
2019_TS_TS_151170017_Halaman-judul.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] PDF
2019_TS_TS_151170017_Bab-1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (700kB) | Request a copy
[img] PDF
2019_TS_TS_151170017_Bab-2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[img] PDF
2019_TS_TS_151170017_Bab-3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] PDF
2019_TS_TS_151170017_Bab-4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] PDF
2019_TS_TS_151170017_Bab-5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (670kB) | Request a copy
[img] PDF
2019_TS_TS_151170017_Daftar-pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (857kB) | Request a copy
[img] PDF
2019_TS_TS_151170017_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian beton berserat baja (Steel Fiber Reinforced Concrete / SFRC) sudah banyak dilakukan, namun permasalahannya adalah masih sedikit yang mengkaji nilai ekonomis dari SFRC jika dibandingkan beton normal jika digunakan sebagai pelat beton pada perkerasan kaku. Tesis ini meneliti perbedaan perilaku SFRC terhadap beton normal, bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja perkerasan kaku dan selanjutnya dianalisis nilai ekonomis dari SFRC tersebut. Serat baja yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dramix® 3D 80/60, untuk membuat SFRC dengan kadar serat baja 0,25%, 0,5%, 0,75% dan 1% volume beton. Data-data karakteristik SFRC yang didapatkan dari hasil pengujian digunakan untuk mendesain tebal pelat beton perkerasan kaku dengan metode mekanistik empiris menggunakan program komputer KENSLABS. Studi literatur diperlukan untuk mengetahui kuat lentur sisa SFRC sebagai pengganti beton bertulang konvensional. Hasil pengujian menunjukkan perbedaan perilaku yang ditunjukkan oleh SFRC adalah penurunan nilai slump, kuat lentur awal lebih tinggi, dan adanya kuat lentur sisa pasca-retak pada beton. Dari hasil pengujian slump, SFRC 0,25% dan 0,5% volume beton menunjukkan nilai slump minimal sebesar 2 cm bisa didapatkan dengan mengatur tahapan pencampuran. SFRC 0,75% volume beton memerlukan aditif bersifat plasticizer agar nilai slump minimal 2 cm bisa tercapai. Sedangkan SFRC 1% volume beton menunjukkan terjadinya segregasi dan terjadinya slump runtuh jika ditambahkan aditif bersifat plasticizer, dengan tujuan menaikkan nilai slump. Dalam hal pengendalian retak dan kapasitas lentur, kuat lentur sisa pada SFRC 0,25%sudah cukup untuk menggantikan fungsi baja tulangan pada beton bertulang konvensional. Dari hasil analisis biaya ditemukan SFRC 0,25% lebih efisien dibandingkan beton bertulang konvensional. Sehingga SFRC 0,25% dinilai layak untuk menggantikan beton bertulang konvensional pada perkerasan kaku.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Uncontrolled Keywords: Pavement concrete
Subjects: THESIS
Divisions: ?? S2 Teknik Sipil ??
Depositing User: Unnamed user with email perpus@trisakti.ac.id
Date Deposited: 05 Sep 2021 07:20
Last Modified: 05 Sep 2021 07:20
URI: http://eprints.app-test.website/id/eprint/43

Actions (login required)

View Item View Item